Cara konfigurasi TP-LINK TL-WA701ND sebahgai repeteer

Setting TP-LINK TL-WA701ND sebagai WDS Repeater (Range Extender)

TP-LINK TL-WA701ND.jpg

Disini TP-LINK TL-WA701ND  kita setting sebagai repeteer Perangkat Radio TP-Link TL-WA701ND bisa di manfaatkan untuk memerluas pemancar sinyal WiFi atau lebih di kenal sebagai (Repeater ) dari Radio Pemancar Utama.

Dari Radio Pemancar Utama di hubungkan ke Radio TP-Link TL-WA701ND untuk memperluas sinyal Wifi agar bisa di pergunakan oleh perangkat lain yang ingin menggunakan internet WIFI kita.

Berikut cara setting Radio TP-Link TL-WA701ND  sebagai Repeater (Range Extender).

INILAH CARA SINGKAT MENGSETTING TP-LINK MENJADI REPEATER..

caranya:
1. Pertama, colokkan kabel utp ke port laptop/pc dan port acces point.
2. Kedua, nyalakan acces point kemudian seting ip laptop/pc agar satu network dengan ip acces point tersebut. secara default ip acces point 192.168.0.254
3. Ketiga, buka web browser anda.masukkan alamat ip dari acces point tersebut ke baris alamat website.
4. silahkan login, default username:admin pswd:admin
5.masuk ke mode Quick Setup,pilih repeater, klik survei untuk mencari ssid yang akan kita repeat,sesuaikan region/negara anda, silahkan beri password atau tidak. kemudian klik next dan reboot.
6. Selesai, selamat jaringan wireless anda sekarang lebih jauh jangkauannya.
Dan inilah cara lengkap mensetting TP-LINK menjadi repeater:

Setelah menyiapkan perangkat yang di butuhkan, mulai dari tahap pertama yaitu menghubungkan perangkat TP-Link  TL-WA701ND ke komputer.

Koneksikan Radio TP-Link TL-WA701ND ke TP-Link POE menggunakan kabel LAN RJ45 yang biasanya diberikan saat pembelian perangkat.Sambungkan adaptor ke colokan listrik dan TP-Link POE. Selanjutnya yaitu menghubungkan TP-Link LAN ke komputer menggunakan kabel RJ45.

 

Lalu setelah itu Di komputer, masuk ke menu “Network Sharing Center” kemudian klik pada opsi “Change Adapter Setting”

Sesudah itu lakukan klik kanan di “Local Area Connection” dan klik pada “Properties”.
Pada “Local Area Connection Properties” di tab “Networking” arahkan mouse ke “Internet Protocol Version 4 (TCP/IPv4)” lalu klik.
Di tab “General” pilih “Use the following IP Address:” kemudian masukkan untuk kolom “IP Address” dengan IP 192.168.1.104 ; lalu kolom “Subnet Mask” dengan 255.255.255.0 dan akhiri dengan menekan tombol OK.
Setelah IP sudah tersetting di PC maka kita buka di browser dan ketikkan di web browser alamat IP dari TP-LINK anda misalkan “192.168.1.254” lalu enter dan akan tampil seperti Halaman yang terbuka menampilkan kolom untuk login, ketikkan “admin” baik untuk username maupun password. 

Di menu Basic Setting PILIH —> Quick Setup arahkan mouse ke “ Operation Mode” lalu pilih
–>Repeater(Range Extender)  – Extend your existing wireless coverage by relaying wireless signal. lalu  pilih —-> NEXT

Pada menu Wireless Setting pilih —-> WDS Repeater

  • Wireless Name of Root AP : <– samkan dengan Nama radio utama
  • MAC Address of Root AP  : <– isi pake MAC Address radio utama
    setelah itu klik —-> Survey
  • Region    : indonesia
  • Pasword  : <—-samakan Passwordnya dengan Radio Akses Point utama

Samakan Wireless Name & MAC Address pada Radio Pemancar yang telah di setting sebagai Radio Akses Point Utama , Karena fungsi Reapter adalah untuk memperluas signal WIFI utama. yuk lanjut anda Pilih —– > NEXT

Lalu kita di bawa ke menu ” NETWORK SETTING ” Karena saya sudah menggunakan dhcp server di mikrotik maka, dhcp server di TP-Link saya Disabled —> Lanjut ganti IP Addres defaultnya 192.168.0.254 menjadi 192.168.1.104 atau sesuai dengan IP address yg anda inginkan subnet Mask : 255.255.255.0
lalu pada Chage the log in account anda pilih —>> NO lalu pilih —> NEXT
kalau anda memilih enable DHCP isi saja menggunakan IP default yg sudah ada / bisa juga sesuai dengan IP yg telah di setting pada mikrotik,
IP default Jika kita memilih modae ENABLE DHCP
DHCP Server : Enable
Start IP Address : 192.168.1.100
End IP Address: 192.168.1.199
Address Lease Time: 120
Default Gateway: 192.168.1.1 / 192.168.1.254 bisa juga di sesuaikan dengan router ISP
Default Domain: boleh dikosongkan
Primary DNS: 192.168.1.1 / 8.8.8.8
Secondary DNS: 0.0.0.0 / 8.8.4.4
lalu pilih —–> NEXT —- pilih FINISH
Pada Menu FINISH—-pilih —-> SAVE lalu—–>> Robot
Biarkan browser meload sendiri lalu anda log in dengan IP adress yang telah kita ganti tadi 192.168.1.104
User name : admin
Password : admin
Dari sini Reapter sudah bisa kita gunakan untuk memperluas signal pemancar WIFI utama tanpa menggunakan antena tambahan apapun
selanjutnya…. pada menu Basic Setting —-> WPS pilih Disable  (untuk mempermudah USER yang sudah terkoneksi tidak minta code WPS lagi) lalu pilih —-> SAVE
 
Pada menu Basic Setting —-> Network dan LAN kita lewati saja karena sudah kita setting tadi bisa juga kalian mengganti IP DHCP log in dan DHCP IP untuk User yang terkoneksi pada jaringan.
Pada menu Basic Setting —->Wireless —-> Wireless Settings – Repeater
yang kita ganti cukup pada menu pilihan —>

Region : Indonesia
Channel Width: (Channelini sesuaikan dengan radio akses point Pemancar karena akan berpengaruh pada gelombang frekuensi radio pemancar UTAMA)

  • Auto
  • 20Mhz dan
  • 40Mhz (ini sesuaikan dengan radio akses point Pemancar)
saya sarankan pilih : Auto —> Lalu pilih—-> SAVE
 
Masih pada menu Basic Setting —->Wireless kita beralih pada menu—-> Wireless Security saya sendiri lebih suka menggunakan  WPA/WPA2 – Personal(Recommended) isi paswoood sesuai keinginan anda lalu pilih—-> SAVE (awas passwodnya jgn sampe lupa )
 
Masih pada menu Basic Setting —->Wireless —>> Wireless MAC Filtering pilih—>ENABLE

Pada bagian Wireless MAC Filtering ada beberapa menu yang perlu diperhatikan

  • Deny : Mac Address yang agan masukkan tidak bisa terkoneksi ke WIFI anda
  • Allow : Mac Address yang agan masukkan bisa terkoneksi ke Hotspot agan2 (jadi yang mac addressnya tidak di input,,tidak bisa terkoneksi ke WIFI anda)
Cara menambahkan MAC address baru anda pilih  Add New.. 
 
 

Masukan mac address perangkat yang kita izinkan mengases WIFI kita di kolom Mac Address dan tulis desciptionnya.
setelah itu —> SAVE
Selesai deh,
sekarang tinggal agan test Perangkat yang di filter sama yang enggak??

Sudah sampai di sini saja yach karena reapternya sudah bisa di pake, untuk merubah user dan paswood admin ada pada menu Basic Setting  pilihan System Tools—>Password 

Lalu kalau sudah tekan save

Cara Setting TP-Link Wireless Access Point AP TL-WA701ND

Assalamuallaikum wr wb, disini saya akan menjelaskan cara mensetting TP-Link WA701ND, menjadi access point

Tapi yang akan saya bahas kali ini yaitu cara mengkonfigurasi atau setting Access Point  TP-LINK TL-WA701ND Menjadi mode AP atau sebagai pemancar yang nantinya dapat digunakan oleh client.

Cara Setting Access Point TP-LINK TL-WA701ND Menjadi AP

ok langsung saja kita mulai mensetting TP-Linknya

1.Pertama, Untuk Mengkonfigurasi Access Point TP-LINK Mode AP (Sebagai Pemancar)          ini, Pastikan komputer anda dengan Access Point terhubung.

2.masuk ke browser dan masukan IP Address pada URL nya, lP Address yang ada pada         TP-Link tersebut kalo punya saya yaitu: 192.168.23.254 .

Cara Setting Access Point TP-LINK TL-WA701ND Menjadi AP

3. Pada tampilan Menu awal agar mempercepat konfigurasi. Anda pilih Quick Setup.

Cara Setting Access Point TP-LINK TL-WA701ND Menjadi AP

4. Pilih Mode Access Point.

Cara Setting Access Point TP-LINK TL-WA701ND Menjadi AP

5. Sesuaikan nama SSID dan Password (Sesuai keinginan anda). Disi saya setting SSID            Punya Tria dan Password 1234567890.

Cara Setting Access Point TP-LINK TL-WA701ND Menjadi AP
6. Pada Menu Network Setting, DHCP Server nya di Enable.
Cara Setting Access Point TP-LINK TL-WA701ND Menjadi AP

Setting IP Address Access Point nya 200.100.29.2 dan Subnet Mask 255.255.255.0 (Sesuaikan sesuai kebutuhan anda atau satu range kan dengan IP Address Router dalam jaringan anda, jika ada)

7. Tinggal di Reboot dan tunggu sampai selesai.

Cara Setting Access Point TP-LINK TL-WA701ND Menjadi AP

dan proses Reboot berjalan, tunggu saja sampai selesai

Cara Setting Access Point TP-LINK TL-WA701ND Menjadi AP

8. Masuk ke Menu Network.

Setting Type Static IP, IP address 200.100.29.2, Subnet Mask 255.255.255.0, Dan Gateway 200.100.29.1 (IP Address Router yg di Topologi)

Cara Setting Access Point TP-LINK TL-WA701ND Menjadi AP

lalu save

9. Tunggu sampai prosses Restarting selesai.

Cara Setting Access Point TP-LINK TL-WA701ND Menjadi AP

10. Satu lagi, Masuk ke Menu DHCP.

– Setting DHCP Server di Enable kan (Agar si client yang connect ke AP mendapatkan IP      otomatis)
– Start IP Address 200.100.29.3 (Mulai IP Address)
– End IP Address 200.100.29.100 (Akhir IP Address)
– Default Gateway 200.100.29.2 (Gateway Router)
– Primary DNS 8.8.8.8 – Secondary DNS 8.8.4.4 (Agar terkoneksi ke Internet)

Cara Setting Access Point TP-LINK TL-WA701ND Menjadi AP

Pilih Click Here dan tunggu sampai prosses Reboot Selesai.

Cara Setting Access Point TP-LINK TL-WA701ND Menjadi AP

11. Sampai tahap ini anda sudah berhasi Mengkonfigurasi Access Point TP-LINK Mode            AP dan dapat di lihat bahwa SSID Punya Tria nya sudah muncul

Cara Setting Access Point TP-LINK TL-WA701ND Menjadi AP

dan selesai lah Access Pointnya.👌

 

TERIMA KASIH SAMPAI DISINI DULU TENTANG ACCESS POINT

Wassalamualaikum wr. wb

 

 

 

 

 

 

 

 

LANGKAH-LANGKA

 AD-HOC

  • Alat – alat yang dipersiapkan

2 Buah Laptop

  • Cara konfigurasi ad-hoc
  1. Buka CMD pada mode Administrator : ketik CMD pada kotak pencarian (search), klik kanan pilih run administrator dan ketik : netsh wlan show driverScreenshot (37)
  2. Terus cek di CMD apakah PC itu Support sebagai pemancar atau tidak, dengan memasukkan command “netsh wlan show driver“, terus lihat di hosted network supported, apakah YES/NO kalau YES berarti komputer anda bisa disetting jaringan ad hoc tapi kalau NO berarti komputer anda tidak support.Screenshot (38)
  3. Terus masukkan command Masih pada mode CMD administrator, ketik : netsh wlan set hostednetwork mode=allow ssid=NAMA JARINGAN key=PASSWORD, untuk ssid dan key bisa diisi sesuai keinginan anda
      Keterangan :
          1.) Isi nama SSID anda pada NAMA JARINGAN (ganti sesuai keinginan)
          2.) Isi password anda pada PASSWORD (minimal 8 karakter)

    Screenshot (39)

  4. Pastikan Muncul keterangan successfullyScreenshot (40)
  5. Lalu masukkan command “netsh wlan start hostednetwork” untuk menjalankan konfigurasi ad-hocScreenshot (41)
  6. sampai ada keterangan “The hosted network started” berarti ad-hoc sudah bisa di berjalan dan bisa digunakanScreenshot (42)
  7. Cek di network and sharing center maka akan muncul jaringan yang baru saja dibuat.  Apakah muncul jaringan baru
  8.                    Screenshot (43)
  9. Terus ce k konektivitas menggunakan CMD dan saling melakukan ping  di masing – masing laptop            Screenshot (44)
  10. Pastikan sudah terhubung dengan keterangan TTL, dan kemudian cek lagi dengan sharing dataScreenshot (45)
  11. Kemudian kalau ad-hoc selesai digunakan maka masuukkan command “netsh wlan sto hostednetwork” untuk memberhentikan Ad-HocScreenshot (46)

 

MENGENAL IP ADDRES

  1. pengertian ip addres
  • IP Address (Internet Protocol Address) adalah nomor biner atau identitas numerik yang yang dipakai disetiap komputer agar komputer tersebut dapat saling berhubungan. IP Address terdiri dari 4 blok angka desimal dimana angka tersebut tidak boleh melebihi nilai 255. Sebenarnya komputer hanya mengirim dan menerima data dalam bentuk kode biner (hanya angka satu dan nol). IP Address yang terdapat dalam komputer juga merupakan sebuah kode biner yang di terjemahkan kedalam angka – angka .
  • Sebagai Contoh IP Address adalah :192.168.1.3 atau bisa juga dalam bentuk biner adalah : 11000000.10101000.00000001.00000011. IP Address memiliki 2 jenis yaitu IPv4 dan IPv6 . IPv4 atau IP versi 4 adalah IP yang memiliki panjang angka 32 bit sedangkan IPv6 atau IP versi 6 adalah IP yang memiliki panjang angka 128 bit. Terbentuknya IPv6 karna antisipasi dari melonjak nya pengguna internet dari hari ke hari untuk IPv4 bisa menampung host sebanyak 4.294.967.296 sedangkan IPv6 bisa menampung pangkat 4 dari IPv4.
  • IP Address adalah alamat atau identitas numerik yang diberikan kepada sebuah perangkat komputer agar komputer tersebut dapat berkomunikasi dengan komputer lain.
  • IP Address [Internet Protokol Address] merupakan salah satu hal penting dalam jaringan komputer. IP Address sendiri merupakan metode yang digunakan untuk memberikan penomoran untuk jaringan. Baik untuk yang sifatnya private [jaringan intranet] maupun publik [internet].IP Address ini dibagi menjadi 5 kelas, yaitu kelas A, B, C, D dan kelas E. Di mana perbedaan tiap kelas terletak pada ukuran dan jumlah jaringan.
  • Kebanyakan IP Address kelas A digunakan untuk membangun jaringan yang memiliki banyak host. Untuk kelas B, digunakan untuk jaringan besar dan medium. Sementara kelas C digunakan untuk pembagian jaringan yang banyak tetapi memiliki jumlah host yang sedikit.
  • Alamat IP (Internet Protocol Address atau sering disingkat IP) adalah deretan angka biner antara 32 bit sampai 128 bit yang dipakai sebagai alamat identifikasi untuk tiap komputer host dalam jaringan Internet. Panjang dari angka ini adalah 32 bit (untuk IPv4 atau IP versi 4), dan 128 bit (untuk IPv6 atau IP versi 6) yang menunjukkan alamat dari komputertersebut pada jaringan Internet berbasis TCP/IP

Sistem pengalamatan IP ini terbagi menjadi dua, yakni:

Pengertian dari IPv4 dan IPv6

1.IP versi 4 (IPv4)

Alamat IP versi 4 (sering disebut dengan Alamat IPv4) adalah sebuah jenis pengalamatan jaringan yang digunakan di dalam protokol jaringan TCP/IP yang menggunakan protokol IP versi 4. Panjang totalnya adalah 32-bit, dan secara teoretis dapat mengalamati hingga 4 miliar host komputer atau lebih tepatnya 4.294.967.296 host di seluruh dunia, jumlah host tersebut didapatkan dari 256 (didapatkan dari 8 bit) dipangkat 4(karena terdapat 4 oktet) sehingga nilai maksimal dari alamt IP versi 4 tersebut adalah 255.255.255.255 dimana nilai dihitung dari nol sehingga nilai nilai host yang dapat ditampung adalah 256x256x256x256=4.294.967.296 host, bila host yang ada di seluruh dunia melebihi kuota tersebut maka dibuatlah IP versi 6 atau IPv6. Contoh alamat IP versi 4 adalah 192.168.1.128.

2.

Pengiriman data dalam jaringan TCP/IP berdasarkan IP address komputer pengirim dan komputer penerima. IP address memiliki dua bagian, yaitu alamat jaringan (network address) dan alamat komputer lokal (host address) dalam sebuah jaringan.

Alamat jaringan digunakan oleh router untuk mencari jaringan tempat sebuah komputer lokal berada, semantara alamat komputer lokal digunakan untuk mengenali sebuah komputer pada jaringan lokal.

Informasi ini bisa diketahui dengan mengkombinasikan IP address dengan 32 bit angka subnet mask. IP address memiliki beberapa kelas berdasarkan kapasitasnya, yaitu Class A dengan kapasitas lebih dari 16 juta komputer, Class B dengan kapasitas lebih dari 65 ribu komputer, dan Class C dengan kapasitas 254 komputer.

 

 

 

Sementara untuk kelas D dan E sangat jarang digunakan karena kelas-kelas ini diperuntukkan bagi jaringan multicast dan eksperimental [riset].

Macam-macam kelas ip addres:

IPv4 terbagi menjadi beberapa kelas,yaitu: Kelas A, Kelas B, Kelas C, Kelas D, dan Kelas E. Berikut adalah data pembagian kelas IP

Kelas-Kelas IP Address

  • Ditentukan oleh besar ukuran jaringan
  • Terbagi dalam 5 kelas :
  1. Kelas A : Digunakan untuk jaringan yang sangat besar
  2. Kelas B : Digunakan untuk jaringan yang ukurannya medium
  3. Kelas C : Digunakan untuk jaringan yang ukurannya kecil
  4. Kelas D : Digunakan untuk IP Multicasting
  5. Kelas E : Dicadangkan untuk penggunaan eksperimen

Kelas A

Alamat-alamat unicast kelas A diberikan untuk jaringan skala besar. Nomor urut bit tertinggi di dalam alamat IP kelas A selalu diset dengan nilai 0 (nol). Tujuh bit berikutnya—untuk melengkapi oktet pertama—akan membuat sebuah network identifier. 24 bit sisanya (atau tiga oktet terakhir) merepresentasikan host identifier. Ini mengizinkan kelas A memiliki hingga 126 jaringan, dan 16,777,214 host tiap jaringannya. Alamat dengan oktet awal 127 tidak diizinkan, karena digunakan untuk mekanisme Interprocess Communication (IPC) di dalam mesin yang bersangkutan.

Nilai oktet pertama: 1 – 126
Bagian untuk Network Identifier : W
Bagian untuk Host Identifier : X.Y.Z
Jumlah jaringan maksimum : 126
Jumlah host dalam satu jaringan maksimum :16.777.214

Kelas B

Alamat-alamat unicast kelas B dikhususkan untuk jaringan skala menengah hingga skala besar. Dua bit pertama di dalam oktet pertama alamat IP kelas B selalu diset ke bilangan biner 10. 14 bit berikutnya (untuk melengkapi dua oktet pertama), akan membuat sebuah network identifier. 16 bit sisanya (dua oktet terakhir) merepresentasikan host identifier. Kelas B dapat memiliki 16,384 network, dan 65,534 host untuk setiap network-nya.

Nilai oktet pertama: 127 – 191
Bagian untuk Network Identifier : W.X
Bagian untuk Host Identifier : Y.Z
Jumlah jaringan maksimum : 16.384
Jumlah host dalam satu jaringan maksimum : 65.534

Kelas C

Alamat IP unicast kelas C digunakan untuk jaringan berskala kecil. Tiga bit pertama di dalam oktet pertama alamat kelas C selalu diset ke nilai biner 110. 21 bit selanjutnya (untuk melengkapi tiga oktet pertama) akan membentuk sebuah network identifier. 8 bit sisanya (sebagai oktet terakhir) akan merepresentasikan host identifier. Ini memungkinkan pembuatan total 2,097,152 buah network, dan 254 host untuk setiap network-nya.

Nilai oktet pertama: 192 – 223
Bagian untuk Network Identifier : W.X.Y
Bagian untuk Host Identifier : Z
Jumlah jaringan maksimum : 2,097,152
Jumlah host dalam satu jaringan maksimum : 254

Kelas D

Alamat IP kelas D disediakan hanya untuk alamat-alamat IP multicast, sehingga berbeda dengan tiga kelas di atas. Empat bit pertama di dalam IP kelas D selalu diset ke bilangan biner 1110. 28 bit sisanya digunakan sebagai alamat yang dapat digunakan untuk mengenali host. Untuk lebih jelas mengenal alamat ini, lihat pada bagian Alamat Multicast IPv4.

Nilai oktet pertama: 224 – 239
Bagian untuk Network Identifier : Multicast IP Address
Bagian untuk Host Identifier : Multicast IP Address
Jumlah jaringan maksimum : Multicast IP Address
Jumlah host dalam satu jaringan maksimum : Multicast IP Address

Kelas E

Alamat IP kelas E disediakan sebagai alamat yang bersifat “eksperimental” atau percobaan dan dicadangkan untuk digunakan pada masa depan. Empat bit pertama selalu diset kepada bilangan biner 1111. 28 bit sisanya digunakan sebagai alamat yang dapat digunakan untuk mengenali host.

Nilai oktet pertama: 240 – 255
Bagian untuk Network Identifier : Dicadangkan; eksperimen
Bagian untuk Host Identifier : Dicadangkan; eksperimen
Jumlah jaringan maksimum : Dicadangkan; eksperimen
Jumlah host dalam satu jaringan maksimum : Dicadangkan; eksperimen

Menghubungkan 2 pc dengan kabel LAN

Dalam kesempatan ini Technoethnic akan share sebuah tutorial bagaimana cara menghubungkan dua komputer dengan mudah. Mungkin dengan kata lain, kita akan membuat sebuah jaringan LAN (Local Area Network). Jaringan ini berfungsi menghubungkan beberapa perangkat seperti komputer dengan jarak jangkau yang relatif kecil, kurang lebih dalam area satu ruangan.
Dan juga karena di sini kita hanya akan menghubungkan 2 buah komputer saja, jaringan ini biasa juga disebut dengan jaringan peer to peer. Jaringan ini merupakan jaringan terkecil yang ada dalam dunia networking, karena hanya menyambungkan sedikit perangkat, juga memerlukan media paling sederhana.
Namun, apa manfaat yang akan kita dapatkan dalam jaringan ini? Beberapa hal yang bisa kita rasakan dengan adanya jaringan LAN ini adalah sebagai betikut :
  • Membagi berbagai data satu sama lain.
  • Dapat bermain game bersama selama game tersebut menyediakan fitur multiplayer LAN seperti Game Counter Strike, Minecraft dan lainnya.
  • Dapat melakukan chat layaknya chatting dalam aplikasi online, namun tentu saja hanya dengan perangkat yang terhubung.
  • Bisa remote desktop computer lain, jika komputer tersebut mengalami kerusakan hardware yang parah, dan tak dapat berfungsi.
  • Dan masih banyak lainnya.
Untuk kalian yang ingin mengetahui lebih tentang pengertian dan manfaat jaringan, bisa membaca artikel Technoethnic sebelumnya tentang Pengertian Jaringan dan Manfaatnya. Memang lebih baik kita mengerti teori terlebih dahulu sebagai bekal sebelum praktek, setelah kalian dapat membayangkannya mari kita menuju praktek yang nyata.
Oke langsung saja ini dia tutorial membuat jaringan LAN atau Peer to peer, silahkan disimak.

Alat & Bahan Membuat Jaringan

Ada beberapa alat dan bahan yang perlu sediakan untuk membangung jaringan peer to peer, yaitu :

2 Komputer atau Laptop

Tentu saja ini merupakan bahan yang paling utama dalam membuat jaringan LAN ini, karena dalam konteksnya kita akan menghububgkan 2 komputer/laptop tersebut.

1 Kabel UTP RJ45

kabel ini bisa kalian dapatkan dalam toko-toko elektronik atau komputer terdekat, kalian dapat membelinya dalam berbagai ukuran panjang sesuai keinginan kalian, karena biasanya sang penjual akan menyediakan kabel yang belum terpasang RJ45, dengan begitu kalian bisa memesan sesuai kehendak dan nantinya sang penjual akan memasangkan Rj45 tersebut. Kabel ini tergolong sangat murah.
Namun, jika kalian ingin membuat sendiri kabel UtP RJ45. Technoethnic telah share tutorial cara memasang RJ45 dalam artikel Perbedaan Kael Straight dan Crossover. Silahkan kalian baca artikel tersebut untuk lebih memahaminya.

Cara Menghubungkan atau Konfigurasi LAN 2 Komputer :

1. Colokkan kabel UTP RJ45 ke masing-masing komputer di port-nya masing-masing (hubungkan).

2. Setelah itu, dalam salah satu komputer, masuk ke dalam control panel > Network and Internet > Network and Sharing Center (Sekedar informasi ini contoh tutorial menyambungkan 2 komputer yang semuanya berbasis OS Windows).

3. klik “Change Adapter Settings” Yang ada pada bagian kiri.

4. Pada adapter “Local Area Network“, Klik kanan lalu pilih properties

5. Double Klik pada Internet Protocol Version 4 (TCP/IP v4).
6. Masukan IP Address sebagai berikut 192.168.1.2 dan subnetmask 255.255.255.0
7. Klik OK – OK – OK sampai semua jendela pengaturan tertutup.
8. Lakukan hal yang sama pada komputer lainnya, namun IP Address yang kita masukkan adalah 192.168.1.3 dan subnetmask nya 255.255.255.0
9. Klik Ok seperti sebelumnya. Setelah itu kita test hasil sambungan jaringan kita dengan melakukan ping. Caranya adalah sebagai berikut :
Pada salah satu komputer, buka CMD (Command prompt). Ketikkan ping lalu diikuti dengan ip address dari komputer yang lain. Contohnya kita akan ping dari komputer pertama dari contoh di atas, maka ketikkan “ping 192.168.1.3“.
cara-melakukan-ping-jaringan
Jika muncul tulisan TTL, maka dapat dipastikan sambungan jaringan LAN atau peer to peer berhasil. Namun jika muncul tulisan Request Time Out atau Destination Host Unreachable, maka ada beberapa hal yang salah, entah itu dari perangkat keras seperti komputer atau kabel, atau bisa juga dari kesalahan software seperti adapter atau salah setting.
10. Selesai. Setelah  terhubung, kalian bisa melakukan berbagai aktifitas jaringan seperti berbagi data, melakukan remote desktop, bermain game lan, dan masih banyak lainnya.